Postingan

Sintetis Mistik

     oleh : Abdul Rohman      Alhamdulillah, pujian untuk pencipta, pemilik, dan pemelihara alam semesta. Allahumma shalli wassilm ala Rasulina Muhammad, seorang utusan yang menunjukan pada jalan sebaik-baik peradaban. Beberapa waktu yang lalu jagad maya sempat dihebohkan dengan dengan bergantinya facebook menjadi Meta pada akhir 2021 kemarin, dan setalah itu maraklah perbincangan ataupun ulasan terkait metaverse Sebuah alam digital yang didukung dengan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR), dimana setiap data dan informasi disajikan secara 3D.  diramalkan bahwa pada masa depan nanti manusia mampu menciptakan pengalaman teleportasi secara instan dengan adanya metaverse. Intinya metaverse menunjukan terhadaap perkembangan teknologi yang sangat luar biasa dan masih akan terus berkembang.      Namun ada hal unik yang muncul ditengah masyarakat kita setelah maraknya perbincangan terkait metaverse, yaitu fenomena spirit do...

Saya Membaca, Tapi . . . .

  Oleh : Abdul Rohman   Segala puji bagi Allah yang telah memfirmankan surat al-Alaq ayat yang pertama. Ayat pertama yang diturunkan sebagai langkah pertama untuk keluar dari masalah yang sedang melanda. Pada tulisan kali ini saya hanya ingin sekedar sharing tentang masalah ataupun kasusus yang saya alami dalam aktivitas membaca. Disclaimer terlebih dahulu, saya bukanlah seorang kutu buku ataupun pencinta buku, saya hanya baru mencoba belajar dalam mengakrabkan diri dengan buku. Nah, sependek pengalaman saya dalam aktivitas membaca, saya mengalami kasus-kasus unik yang ketika saya sharingkan dengan beberapa teman ternyata mengalami kasus yang sama.    Harus diakui bahwa membaca memang bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan skil memahami yang baik, baik dalam memahami pokok bahasan, struktur penulisan, latar belakang, serta obyek dan tujuannya. Membaca juga memerlukan kemampuan dalam berimajinasi, karena ketika membaca kita diminta untuk mampu merealisasikannya da...

Kebahagiaan Dalam Keabadian

    oleh: Abdul Rohman Atas segala kondisinya marilah kita bersyukur kepada Rabb yang maha mengatur, yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala. Masalah pandemi masih belum terselesaikan, banyak pertanyaan disetiap benak masyarakat yang belum terjawab tapi dibiarkan begitu saja. Sirine ambulan terdengar disetiap siang dan malam. Petugas penguburan bekerja tanpa henti, selesai di satu tempat langsung pindah ke tempat lain, satu tumbang yang lain mengisi. Orang meninggalpun diminta untuk sabar, karena harus antri dan menunggu.       Terlepas dari fluktuasi data, realitanya adalah berita duka kerap kali kita dapatkan dan semakin hari yang dihampiri adalah orang-orang terdekat kita. Dari teman, orang tua teman, kerabat, saudara, guru dan orang-orang yang kita kenali. Kita semakin sering melihat kesedihan karena ditinggalkan, memeori-memori bahagia dengan yang meninggalkan muncul tapi diekspresikan dengan air mata. Mungkin banyak yang tabah, tapi ada juga yang histeris. Mungkin...

Ekspektasi Rendah

      oleh: Fadzilah Arifin      Hidup manusia itu tak luput dalam bimbingan ekspetasi, atau bayang-bayang harapan mendamba hidup yang ideal adalah lazim di kalangan manusia,karena ekspetasi atau harapan itu juga manusia termotivasi melakukan tindakan untuk mencapainya. Sebuah ekspetasi ibarat sebuah tempat yang akan dituju manusia dan tempat itu biasanya harus mewah,megah dan segala-galanya ada di sana. Tapi mengapa harus mewah? Bukankah hidup yang penting bisa survive (bertahan) sampai diri kehabisan fungsi atau mati? Kalaupun tidak mewah apakah tidak ada keterjaminan hidup? Maksud saya wkwk, mengapa harus berekspektasi tinggi untuk menjamin hidup?, Bolehkah berekspektasi rendah namun tetap hidup?      Sebenarnya menurut saya(penulis) tidak ada yang salah berekspektasi tinggi, seperti petuah lama bung Karno "bermimpi lah setinggi langit, kalau kamu jatuh kamu akan jatuh diantara bintang-bintang." Yes,saya sepakat dengan hal itu, tapi tidak ...

RIDDIKULUS

 Oleh: Abdul Rohman      Film Harry Potter adalah film fantasi  yang diangkat dari novel karya J.K Rowling, film ini selalu memikat setiap penontonnya di setiap generasi. Film Harry Potter tidak hanya membuat takjub penontonnya dengan alur cerita petualangannya yang memadukan antara magic dan kisah cinta, tapi juga terselip filosofi-folosfi kehidupan yang bisa untuk diterapkan. Salah satunya terdapat pada serial film Harry Potter yang ketiga dengan judul “Harry Potter and The Prisoner of Azkaban”. Dalam seri ketiga film tersebut ada satu adegan yang menarik, yaitu saat Prof. Lupin guru pertahanan ilmu hitam mengajari mantra untuk menaklukan Boggart, mahluk yang akan berwujud menjadi sesuatu yang paling ditakuti oleh seseorang.       Sebelum membahas lebih lanjut, tulisan ini hanyalah bahan sharing atas pelajaran yang dapat diambil saat menonton film tersebut. pelajaran yang bagi saya cukup penting dan mungkin juga bermanfaat untuk teman-teman...

PALESTINA

     Oleh: Abdul Rohman     Segala puji hanya milik Allah yang yang telah mengeluarkan manusia dari perut ibunya dalam keadaaan merdeka, dan yang memerintahkan setiap manusia untuk senantiasa hidup tanpa diperbudak oleh makluk dan hanya menghamba kepada-Nya. Setalah pertengahan abad 20 maka Negara-negara bersepakat untuk menghentikan peperngan, tidak adalagi penjajahan Negara kuat atas Negara lemah. Senjata-senjata perang terus dikembangkan tapi tidak untuk digunakan. Maka sejak saat itu kemerdekaan mentransformasi dirinya.    Sebelum pertengahan abad 20, ketika seseorang meneriakan kata merdeka maka itu berarti terhidar dari serangan musuh, tidak adalagi penjajahan dari yang kuat atas yang lemah, hidup tenang tanpa hawatir ada bom-bom yang akan dijatuhkan, era dimana hukum rimba dan hukum cekhov masih diberlalukan. Hari ini teknologi berkembang begitu pesat dan era penjajahan sudah lama ditinggalkan, ketika seseorang mengatakan kata merdeka maka artin...

Perempuan Juga Dimuliakan

  Oleh: Intan Perwira Kusuma Dalam rangka memperingati hari kartini 21 April 2021.      Dengan berkembangnya zaman dan semakin pesatnya arus informasi dan teknologi, ternyata tidak membuat isu seputar Feminisme, perempuan, dan pandangan islam terhadap perempuan meredup atau hilang. Namun, justru para pengusung liberalisme yang tidak menyukai cara islam melindungi, memuliakan, dan menghormati perempuan terus saja melakukan perang pemikiran. Mereka terus melakukan propaganda negatif yang menyerang pemikiran masyarakat islam dengan tujuan akhir hilangnya sense of belonging umat islam terhadap agamanya dan menjauhkan umat islam dari pokok-pokok ajaran islam itu sendiri.       Dalam (QS. An-Nisaa’: 1) “Wahai manusia ! Bertakwalah kepada tuhanmu, yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan, bertakwa...